Jumat, 03 Juli 2009

IBU KARTINI...



Kini Ibu kita Kartini mulai tersenyum bangga, bunga-bunga bangsa banyak bermekaran di negeri ini untuk mendobrak tradisi dan turut dalam demokrasi, salah satunya adalah Hj Airin Rachmi Diany, dari fikiran dan hatinya yang selalu terisi oleh hal-hal yang baik, beliau melihat berbagai contoh, beliau menyimak dan mempelajari berbagai kejadian, kemudian memiliki cita-cita dan secara konsekuen berupaya menggapai keinginannya untuk mengabdi kepada masyarakat dengan sepenuh hati.

Mantan Putri Pariwisata dan Putri Favorit pada ajang Puteri Indonesia tahun 1996 ini terbukti mampu beradaptasi secara langsung dan menyerap tradisi serta wawasan Banten yang khas terutama setelah istri H. Tb. Chaeri Wardana, B. Bus, tokoh muda Banten dan pengusaha yang sukses. Ibu Airin adalah aktivis perempuan yang aktivitas hari-harinya amat padat.

Selain menjadi Pembina berbagai majelis taklim di Tangerang, ia juga aktif sebagai pengurus Palang Merah Indonesia Provinsi Banten dan aktif di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan. Pergerakannya yang lembut namun menyakinkan terbukti ampuh saat ia diserahi tanggung jawab sebagai pengendali organisasi Relawan Banten Bersatu Kabupaten Tangerang untuk memenangkang Ibu Hj. Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten. Ibu Airin adalah sosok perempuan modern yang mengerti betul bahwa emansipasi dan kesetaraan bukan sesuatu yang bermasalah. Dalam proporsinya yang seimbang, perempuan tentu tidak terhalang haknya guna tampil ke muka memimpin.

4 komentar:

  1. ADIK KANDUNG RATU ATUT CHOSIYAH DIPERIKSA KEJAKSAAN NEGRI TANGERANG BANTEN KORUPSI RSUD BALARAJA.

    Minggu, 24 Agustus 2008 | 18:22 WIB
    TANGERANG, MINGGU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang menjadwalkan akan memanggil adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Heri Wardana alias Wawan suami dari mantan calon wakil bupati Tangerang Banten yang gagal, terkait dugaan kasus korupsi pembangunan RSUD Balaraja.

    Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tangerang, Rakhmat Haryanto, Minggu (24/8) mengatakan, jadwal pemanggilan adik pejabat nomor satu di Provinsi Banten tersebut pada Senin (25/8).

    "Wawan seharusnya memenuhi panggilan Kejari Tangerang pada Jumat (22/8) kemarin, namun berhalangan hadir karena harus menghadiri rapat Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Provinsi Banten," ungkapnya.

    Haryanto mengatakan, Wawan akan dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi pembangunan RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang.

    Sebelumnya, Kejari Tangerang telah menetapkan lima tersangka yang diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi pembangunan rumah sakit pemerintah yang menghabiskan dana dekonsentrasi APBN 2006 sebesar Rp14,115 milyar tersebut.

    Kelima tersangka tersebut antara lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinskes) Provinsi Banten, DBS, Pejabat Pembuat Komitmen Dinkes Provinsi Banten, NA, Direktur kontraktor proyek PT Glindingmas Wahana Nusa sebagai kontraktor proyek, JC, Kepala Proyek, DW dan konsultan pengawas proyek dari PT Cipta Sarana Mitra, AS.

    Modus operandi yang dilakukan para tersangka yakni membuat laporan palsu secara bersamaan tentang kemajuan pembangunan RSUD Balaraja. Laporan kemajuan pembangunan tersebut untuk mencairkan dana ke Dinkes Provinsi Banten sebesar Rp 14,115 milyar padahal laporan kemajuan proyek tidak sesuai dengan bangunan fisiknya.

    Kejaksaan menemukan hasil pengumpulan data dan survey lokasi yang menunjukkan sejumlah bangunan fisik tidak sesuai dengan laporan kemajuan proyek, di antaranya toilet, keramik lantai, saklar dan jaringan listrik.

    Namun demikian, Haryanto menjelaskan, pemanggilan Wawan tersebut bersifat tidak mengikat dan akan mengubah penanganan kasus yang sudah mencapai tahap penyidikan itu. "Pemanggilan Wawan juga didasarkan keterangan tersangka JC, yang menyebut nama Wawan. Namun belum diketahui jelas peranan Wawan pada pembangunan RSUD Balaraja."

    Selain itu, Kejari Tangerang juga akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hani Heryanto terkait perencanaan dan pembangunan rumah sakit milik Kabupaten Tangerang tersebut.

    Sumber: TEMPO
    http://cahpamulang.blogspot.com

    BalasHapus
  2. semoga pembuat blog palsu yg mengatas namakan saya(stelly katili)insaf.........kal tdk senang dgn kemenangan ibu ATUT/IBU AIRIN,NGOMONG DONG LSG KE BELIAU2 JGN PAKE NAMA ORG LAIN,PENGECUT,UDAH KALAH PILKADA,NGAMUK SANA-NGAMUK SINI GAK TAU MALU..KM MENGGANTI PASWORD AKU TANGGAL 10 DES JAM 7.45,HATI2 SAYA SDG MENELUSURI SIAPA ANDA BABI....SMG IBU ATUT/AIRIN BERJAYA SELAMANYA..KRN DI HUJAT TERUUS/DI MAKI2.BIARIN AJA IBU ATUT/AIRIN SY YAKIN KARMA AKAN DTG KPD MEREKA SECEPATNYA.LIHAT AJA,ORG YG JAHAT SM AKU SRG KUALAT.

    BalasHapus
  3. ASS IBU ATUT/IBU AIRIN,SAYA MOHON MAAF ATAS PENGHUJATAN DAN HAL2 TDK ETIS LAINYA YG DIPOSKAN KE BLOG SAYA,SESEORG TLH MEMFITNAH SAYA,SAYA BERANI BERSUMPAH BAHWA TIDAK PERNAH/TDK AKAN PERNAH SEJAHAT ITU TERHDP IBU ATUT/IBU AIRIN DAN TERHDP ORG YG DERAJATNYA SERENDAH APAPUN,KRN SAYA TAKUT ALLAH.ITU FITNAH LAWAN2 POLITIK IBU,TETAP SABAR YA BU..MASYARAKAT BS MENILAI KOK,MEREKA TDK SUKA PEMIMPIN YG TEMPERAMEN DAN BEJAD,TKG MAKI ORG..TUKANG FITNAH,BGM KAL JD PEJABAT KAL BAJINGAN..??IBU ATUT/AIRIN KELIHATAN BERWIBAWA/TABAH MAKANYA RAKYAT MERASA TEDUH DLM KEPEMIMPINAN KALIAN.KAL AKU DIBILANG PENGGEMAR IBU ATUT..IYA KENAPA..??IBU ATUT PANTES MENJADI IDOLA,PINTER,CANTIK,BAIK HATI,BERWIBAWA.SMG ALLAH MEMBALAS MEREKA YA BU..AMIIN.AJU TERUS.SMG IBU ATU/IBU AIRIN MENJADI GUBERNUR/WALIKOTA SEUMUR HIDUP SAYA TAHAJUD BUAT IBU.

    BalasHapus