
Tangsel Pantas Jadi Ikon Pendidikan di Banten
PAMULANG- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai pantas menjadi ikon pendidikan di Provinsi Banten. Pasalnya, berbagai potensi yang ada di kota ini sangat mendukung, baik dari segi sarana, tenaga pendidik, dan lainnya. Demikian dikatakan Abdul Aziz Husain, dosen Universitas Brawijaya Malang ketika memberikan materi Semiloka Pendidikan di Universitas Terbuka Pondok Cabe, Selasa (10/2).
Azis memaparkan, Kota Tangsel yang baru disahkan 29 Oktober 2008 ini mempunyai banyak perguruan tinggi, seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Terbuka di Pamulang, ITI.Selain perguruan tinggi, di Kota tangsel terdapat sekolah-sekolah negeri, swasta yang bertaraf internasional. Ia menjelaskan, untuk mewujudkan kota pendidikan itu semua, ada enam komponen yang dimiliki kota ini seperti sarana gedung atau kelas yang ideal seperti setiap kelas 20-25 orang, sarana buku pendidikan.
“SMA sudah mempunyai 50 persen dan di SMK sudah mempunyai 33 persen bengkel yang lengkap,” kata Pengurus Besar PGRI pusat. Dan untuk menunjang itu, sambung Azis, para tenaga pengajar juga harus berkualitas.
Artinya, pendidikan pengajar minimal strata satu (S1) atau Diploma empat (D4) dan bersertifikasi pendidikan. Di tempat yang sama, Pembina Pendidikan Provinsi Banten Airin Rachmi Diany mengatakan, dirinya berkeyakinan Kota Tangsel akan menjadi kota pendidikan karena mempunyai potensi yang sangat mendukung untuk itu semua. (cr-4)
(Radar banten, 11 Februari 2009)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar